Guru Dipaksa Kuasai Bidang Lain Dalam Kurikulum 2013 - Semenjak diberlakukannya Kurikulum 2013 masalah seakan tak pernah selesai menghampiri. Mulai dari kelayakan konsep dasi kurikulum 2013 sampai dengan masalah yang nyata langsung dihadapi oleh para siswa yaitu ketiadaan buku kurikulum 2013. Tidak hanya berhenti di situ saja, masalah ini berlanjut kepada kapabilitas Guru yang menjadi ujung tombak dalam K-13.
![]() |
| Info Guru Terbaru |
Lebih rumit dari hanya sekedar masalah buku saja, Guru yang menjadi penentu Kurikulum 2013 ini harus juga mumpuni. Namun di sisi lain pelatihan yang diberikan kepada Guru untuk melaksanakan K-13 ini belum begitu signifikan. Masih banyak Guru yang mengeluh dengan metode baru yang ada dalam Kurikulum 2013. "Guru dipaksa percabangan ilmu lain. Ini rentan dengan kesalahan konsep seperti guru di zaman dulu," kata Tarjono, guru pelajaran IPA di SMP Negeri 181, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Jumat, 22 Agustus 2014. (dikutip dari Tempo)
Dalam keadaan ini, guru harus betul-betul memahami apa yang akan ia ajarkan kepada murid. Sedangkan waktu untuk menguasai materi tersebut tidak cukup banyak. Ini bisa menjadi blunder pada siswa yang akhirnya mendapat ilmu uyang salah. Terutama pada guru-guru yang mengajar pelajaran ilmu turunan, seperti ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial.
Pada Kurikulum 2013 ini, pelajaran fisika, kimia, dan biologi dilebur satu. Demikian halnya untuk pelajaran sejarah, ekonomi, dan geografi. Sedangkan pelajaran murni seperti matematika dan bahasa tak ada percabangannya. Agak sulit untuk Guru Biologi untuk bisa mengajar dengan baik pada mata pelajaran Fisika atau Kimia misalnya. Demikian juga sebaliknya, karena pada mapel Kimia dan Fisika mungkin ada kemiripan sedikit, tetapi untuk mapel Biologi akan terjadi banyak perbedaan.
Nah, keadaan seperti inilah yang rawan terjadi kesalahan pemahaman dari Guru. Ketika Guru tidak bisa menguasai dengan baik, maka pelajar pun akan sangat sulit menerima dengan baik. Akibatnya tentu saja siswa akan merasa sulit menerima pelajaran tersebut.

0 komentar:
Posting Komentar